Dirut Jahja Setiaatmadja Lepas Saham BCA

Dirut Jahja Setiaatmadja Lepas Saham BCA

Dirut Jahja Setiaatmadja Lepas Saham BCA

Dirut Jahja Setiaatmadja Lepas Saham BCA – Di tengah pergerakan pasar saham di tengah pandemi virus Corona, sejumlah direksi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tercatat melakukan penjualan saham perusahaan berkode BBCA itu.
Dimintai informasi perihal aksinya jual saham perusahaan, Direktur Utama Jahja Setiaatmadja mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan transaksi saham biasa seperti yang banyak dilakukan para investor.

“Saya nggak ngomong direksi yang lain, tapi ini saya ngomong buat diri saya sendiri. Ini cuma aksi jual saham biasa saja. Karena yang jual direksi saja jadi perhatian. Kalau saya lepas saham 10.000 juga mungkin orang tanya. Jadi nggak ada yang istimewa soal itu,” tuturnya saat berbincang santai dengan awak media, Senin.

Direktur Utama PT Bank Central Asial (BCA) Jahja Setiaatmadja angkat bicara mengenai aksi jual saham BCA bersama empat direksi lainnya. Menurut Jahja, itu merupakan hal biasa.

“Wajar saja. Kita kan ada istilah kalau investasi jangan taruh di satu basket, punya 10 telur ya jangan dalam satu basket, nanti hancur. Kita harus pilah-pilah,” kata Jahja dalam diskusi virtual, Senin.

Ia pun berharap informasi ini tak lantas dibesar-besarkan dan membuat pasar saham bergerak tak menentu.

Sebelumnya, Lima direksi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ramai-ramai jual sahamnya di bank swasta itu. Totalnya ada saham BCA dilepas hingga Rp 20,25 miliar dalam empat hari berturut-turut.

Berdasarkan data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan saham itu dilakukan oleh Dirut BCA Jahja Setiaatmadja, Direktur BCA Henry Koenaifi, Direktur BCA Lianawaty Suwono, Direktur BCA Rudy Susanto, dan Direktur Independen BCA Erwan Yuris Ang.

Penjualan dilakukan pada tanggal 7 hingga 10 Juli pekan lalu. Tujuan penjualan yang dilaporkan ke otoritas bursa adalah investasi langsung.

Jahja tertarik investasi di produk SBN

Jahja mengatakan, ia sekadar menikmati hasil investasi pada saham BCA. Setelah kerja setengah mati, kata dia, ada saatnya saham dijual.

“Apalagi SBN (Surat Berharga Negara) juga menarik, bukan gak mungkin saya beli lagi. Kemarin SBN saya beli 1 miliar, saya open saja. Harus ada pemilahan investasi. Pemerintah butuh dana ya kita bantu sedikit-sedikit. Itu wajar mau masuk reksa dana, properti, ya semau kita,” ungkapnya.

Jahja dan empat direksi lainnya berbondong-bondong jual saham BCA

Berdasarkan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jahja menjual saham BCA diikuti empat direksi lainnya, yaitu Direktur BCA Henry Koenaifi, Direktur BCA Lianawaty Suwono, Direktur BCA Rudy Susanto, dan Direktur Independen BCA Erwan Yuris Ang. Mereka melepas harga saham perseroan di kisaran harga Rp31 ribu per lembar pada 9 Juli 2020-10 Juli 2020.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menjual 25.000 lembar dengan harga penjualan Rp31.125 per saham pada 10 Juli 2020, dengan status kepemilikan saham langsung. Di tanggal yang sama, ia kembali melepas 25.000 saham dengan harga Rp31.100 per lembar. Pada 9 Juli 2020, Jahja juga telah melepas 50.000 lembar saham BCA senilai Rp 31.050 per lembar.

Comments are closed.