Mencuri Inspirasi Bisnis dari Seniman Singapura

Mencuri Inspirasi Bisnis dari Seniman Singapura

Mencuri Inspirasi Bisnis dari Seniman Jalanan Singapura, Si Mark Ong

Mencuri Inspirasi Bisnis dari Seniman Singapura – Dengan penuh dedikasi mengikuti kolektor sepatu sneaker. Baik dalam maupun luar Singapura, Mark Ong menyalurkan naluri bebas tak terkekangnya ke dalam desain sepatunya. Singapura sedang menggencarkan tagline barunya yang bertema “Passion Made Possible”. Nah, kamu bisa menjelajahi berbagai kota di Singapura untuk bertemu dengan para seniman lokal.

Menariknya, kamu bisa belajar dari mereka, terutama untuk mendapatkan pelajaran hidup yang terbaik. Salah satu seniman lokal yang kini dibawa Singapore Tourism Board (STB) adalah Mark Ong. Dia pemilik brand SBTG Surplus. Sneakersnya telah diincar banyak tokoh dunia, seperti Kobe Bryant dan Mike Shinoda, Linkin Park.

“Mark adalah contoh yang baik untuk menggambarkan bagaimana passion terwujud dengan dukungan lingkungan. Kami berharap kisah hidupnya saat mengejar passion dan menghadapi tantangan bisa menginspirasi”, ujar STB Area Director Surabaya, Jolene Goh.

Yuk, cari tahu bagaimana sih kisah hidup Mark Ong beserta mereknya!

Kesulitan yang dihadapi saat menjadi seniman jalanan

Awalnya, Mark adalah seniman “pemberontak” punk jalanan yang tidak dikenal. Tantangan utamanya adalah mengenalkan brand miliknya kepada masyarakat luas.

“Biasanya, saat membuat brand sendiri, yang paling sulit adalah membangun merek supaya dikenal banyak orang. Orang akan meminta untuk dibuatkan sneakers dengan style yang lain. Namun, saya hanya ingin punya satu style yang menjadi ciri khas SBTG Surplus”, ujar Mark Ong.

Inilah alat dan bahan yang digunakan Mark Ong untuk melukis sneakers

Tak ada teknik spesial yang digunakan oleh Mark Ong untuk melukis. Biasanya, ia hanya mencampurkan lukisan tangan dengan alat stensil, supaya bisa lebih presisi. Untuk catnya, ia menggunakan akrilik, biar gak mudah hilang, seperti cat air. Namun, dia lebih sering menggunakan tinta daripada cat, karena lebih susah dihapus. Bahan sepatu yang dilukis biasanya dibuat dari kulit atau kanvas.

Gaya yang digunakan Mark Ong adalah campuran Military dan Punk Rock

Di Singapura, laki-laki harus melakukan wajib militer, begitu pula Mark Ong. Menariknya, masuk ke dalam militer justru membuatnya punya banyak inspirasi. Selepas keluar dari militer, Mark justru semakin banyak membuat karya, sehingga tak heran signature style-nya militer.

Untuk punk rock, menyerupai gaya jalanan yang lebih bebas. Ia menggunakan tide effect buat bikin sneakers bergaya punk rock.

Aktivitas yang Terus Memengaruhi Desain Ikonisya

Perjalanan hidupnya hingga menjadi seniman jalanan

Sebelumnya, Mark Ong sempat menjadi seorang pemain skateboard yang suka mencoba gaya antimainstream. Selama itu, ia sering mengalami kegagalan. Namun, itu yang justru membuatnya menjadi lebih kuat.

Berbagai macam tantangan membuatnya semakin mencintai pekerjaannya

“Saya sangat bahagia menjalankan bisnis brand ini bersama istri. Tak hanya menjual banyak baju dan sneakers custom, kami juga mengadakan workshop sejak lima tahun lalu. Hal ini dilakukan supaya orang lain bisa mengikuti jejak kesuksesannya,” ujar Mark Ong saat memperkenalkan diri.

Kini, ia ingin menginspirasi orang lain untuk mengikuti jejaknya. Bukan hanya soal membeli sneakers, ia juga mengajak orang lain untuk memikirkan bagaimana kamu bisa mendesainnya.

Mark juga mengenalkan karyanya yang bekerja sama dengan beberapa brand

Biasanya, Mark diminta beberapa merek ternama untuk mendesain sneakers. Ada beberapa merek yang bekerja sama, seperti Nike, Asics, Vans, Adidas Indonesia, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Untuk bahan-bahannya, Mark mengajukan kepada pihak brand. Nah, buat karya kolaborasi dengan merek lain, harganya dibanderol 20 persen lebih mahal dari aslinya.

SBTG Surplus dijual secara online!

Sayangnya, SBTG Surplus tak memiliki store offline yang bisa kamu kunjungi. Namun, bisa mendapatkannya secara online yang tertera di media sosial milik SBTG. Tenang saja, karena SBTG bisa dikirim ke seluruh dunia, lho!

Wah, semoga kamu bisa mengikuti jejak kesuksesannya, ya!

Comments are closed.