Syarat dan Cara Daftar Bantuan Langsung Tunai UMKM 2021

Syarat dan Cara Daftar Bantuan Langsung Tunai UMKM 2021

Syarat dan Cara Daftar Bantuan Langsung Tunai UMKM 2021

Selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, tidak di pungkiri sektor ekonomi akan tetap terganggu. Dalam hal ini, pemerintah berupaya untuk melakukan bantuan kepada pelaku ekonomi mikro, salah satunya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Melalui program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau biasa di sebut bantuan langsung tunai (BLT) UMKM, pemerintah memberikan bantuan dana sebagai bentuk pemulihan ekonomi nasional. Bantuan ini hanya di berikan kepada pelaku usaha mikro yang belum bankable atau belum tersentuh kredit perbankan.

Dalam tahap I pemberian bantuan dana di tahun 2021 ini, pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro dan masing-masing pelaku usaha mikro memperoleh Rp 1,2 juta, di mana di tahun sebelumnya telah di berikan Rp2,4 juta.

Sedangkan untuk tahap II akan di anggarkan sebesar Rp 3,6 triliun untuk 3 juta pelaku usaha mikro. Hal ini juga telah di atur dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2021.

Bagi kamu pelaku usaha mikro yang belum pernah mendaftar dan merasa berhak menerima bantuan yang di salurkan oleh Kementerian Keuangan ini, yuk segera mendaftar dengan mengikuti syarat dan cara di bawah ini.

1. Syarat yang harus di penuhi

Dalam pasal 4 Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 2 Tahun 2021, di sebutkan bahwa yang berhak mendapatkan BLT UMKM terbagi menjadi dua, yakni UMKM yang telah menerima BLT UMKM tahun lalu dan UMKM yang belum pernah menerima BLT UMKM. Selain itu, penerima BLT UMKM juga tidak dalam penerimaan Kredit Usaha Rakyat.

Syarat yang harus di penuhi adalah:

Berkewarganegaraan Indonesia (WNI)
Memiliki KTP elektronik
Memiliki usaha mikro yang di buktikan dengan surat usulan calon penerima BLT UMKM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang di jadikan satu kesatuan.
Tidak termasuk aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, pegawai BUMN, atau BUMD.

2. Cara mendaftar BLT UMKM

Untuk mendapatkan bantuan dari program ini, pelaku usaha mikro mendaftar melalui tiga pilihan pengusul, yaitu:

Dinas koperasi di kabupaten/kota setempat
Koperasi yang telah di sahkan sebagai badan hukum
Kementerian/lembaga, perbankan, dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Setelah itu, dinas akan mengusulkan calon penerima ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Berkas yang harus di persiapkan adalah isian nama lengkap, alamat, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), dan bidang usaha yang di jalani.

Comments are closed.