Tips Bisnis Bisa Tetap Berkembang

Tips Bisnis Bisa Tetap Berkembang

Tips Bisnis Bisa Tetap Berkembang

Tips Bisnis Bisa Tetap Berkembang – Mengembangkan sebuah bisnis tidaklah semudah yang banyak disampaikan dalam materi seminar atau mentoring bisnis. Butuh perjuangan, pengorbanan, dan kerja ekstra keras agar bisnis bisa bergerak dari titik nol hingga tahap berkembang dan menghasilkan profit bagi pemiliknya.

Bagi pengusaha pemula, seolah tak pernah ada waktu untuk berleha-leha. Bahkan, semakin bisnis terus berkembang, harus lebih giat lagi agar bisnis bisa langgeng dan lebih besar dari sebelumnya.

Para pengusaha yang saat ini telah berhasil membesarkan bisnisnya waktu kali pertama tentu pernah merasakan masa-masa bisnis mulai merangkak menuju pertumbuhan yang sering menguras energi dan dana.

Agar bisnis bisa bertahan menghadapi persaingan dan tetap eksis, tak ada salahnya Anda terus belajar, termasuk mencoba tips ini agar bisnis terus berkembang.

Banyak sektor usaha terdampak dalam beberapa bulan terakhir akibat COVID-19. Lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat banyak perusahaan harus berpikir keras untuk mencari pendekatan inovasi yang harus mereka lakukan demi mempertahankan kelangsungan bisnis mereka.

Bahkan ketika ketidakpastian ekonomi ini mulai mereda, ada kebutuhan mendesak akan panduan yang memprioritaskan perubahan pada pendekatan inovasi, dan bagaimana memutuskan peluang mana yang harus dipahami.

Jitu memilih pegawai

Bila bisnis telah berkembang, ada kalanya rasa kewalahan muncul. Karena itu, perlu rekrut orang yang mumpuni sebagai pegawai. Pastikan untuk teliti dalam mencari yang benar-benar tepat. Sebab kunci sukses selanjutnya berada di tangan mereka yang berkontribusi dalam pengembangan bisnis Anda.

Pastikan memilih orang yang punya komitmen, pengetahuan, inisiatif, dan bakat. Ingat, SDM adalah aset perusahaan. Memilih karyawan dan mendidiknya dengan tepat merupakan kunci utama bisnis bisa bertumbuh.

Berinvestasi dalam bakat inovasi karyawan

Ketika bicara soal inovasi, tentu tidak lepas dari peran sumber daya manusia atau karyawan yang dimiliki pengusaha. Eksekutif senior dari perusahaan yang paling cepat berkembang memberikan perhatian khusus untuk menjaga para pemimpin tim, direktur proyek dan manajer program yang memperjuangkan dan memimpin inisiatif inovasi perusahaan.

Caranya bisa dengan mempertahankan talenta top yang mereka miliki. Kedua, perusahaan bisa mulai ‘melirik’ talenta terbaik dari perusahaan pesaing yang mungkin mengalami kendala seperti pemotongan gaji, dirumahkan sementara dan lainnya. Nah untuk meyakinkan apakah investasi terhadap bakat inovasi ini hal penting, coba jawab pertanyaan ini dulu:

Apakah bakat inovasi itu adalah hal yang langka dan perlu kita cari? Sudah belum sih kita berinvestasi untuk memahami secara mendalam dan mengembangkan kompetensi para pemimpin inovasi yang akan kita rekrut? Apakah kita dianggap sebagai perusahaan pilihan oleh talenta inovasi yang ingin kita rekrut? Jika tidak, mengapa tidak? Langkah apa yang kita ambil untuk mempertahankan karyawan dengan potensi inovasi yang tinggi?

Jangan takut ambil risiko dan belajar dari kesalahan

Pengusaha juga harus mendorong pengambilan risiko secara bijaksana. Organisasi yang inovatif biasanya menumbuhkan toleransi untuk mengambil risiko dengan mendukung eksperimen cepat-gagal dan belajar dari kekecewaan atas kesalahan inovasi mereka.

Siapa pun tidak akan senang dengan ketidakpastian. Tetapi cara perusahaan mengatasi ketidakpastian yang tidak dapat dikurangi ini dengan memisahkan para pemimpin pertumbuhan dari para penghambat ide mereka.

Para pengusaha harus membedakan kekecewaan mereka, berbagi resiko dengan rekan pengembangan mereka dan menahan serta mengelola risiko ini dengan taruhan yang kecil dan bertahap. Mereka mengambil tanda-tanda dari startup untuk mengadaptasi konsep-konsep seperti prototyping cepat, eksperimen yang hemat dan metodologi yang ringkas.

Comments are closed.